Jumat, 23 Januari 2026 Pemerintah Desa Pikat menyelenggarakan Rapat Pembantukan Panitia Gong Kebyar Anak-Anak Duta Kabupaten Klungkung dalam Pesta Kesenian Bali XLVII Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Pikat.
Dalam rangka persiapan keikutsertaan sebagai Duta Kabupaten Klungkung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) Tahun 2026, telah dilaksanakan rapat pembentukan panitia Gong Kebyar Anak-Anak. Rapat berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, Camat Dawan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seniman
Rapat ini bertujuan untuk membentuk struktur kepanitiaan yang solid dan bertanggung jawab guna mendukung kelancaran proses pembinaan, persiapan, hingga pementasan Gong Kebyar Anak-Anak sebagai wakil Kabupaten Klungkung pada ajang seni budaya bergengsi tingkat Provinsi Bali tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung dalam arahannya menegaskan bahwa partisipasi anak-anak dalam Pesta Kesenian Bali memiliki nilai strategis dalam upaya pelestarian dan regenerasi seni budaya Bali. Ia berharap seluruh panitia dapat bekerja secara profesional dan penuh dedikasi demi menampilkan kualitas seni terbaik serta menjaga nama baik Kabupaten Klungkung.
Sementara itu, Camat Dawan menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen semua pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat dalam mendukung anak-anak sebagai generasi penerus seni tradisi, khususnya Gong Kebyar.
Rapat dilanjutkan dengan pembahasan teknis pelaksanaan kegiatan, penetapan susunan panitia, pembagian tugas, serta perencanaan program latihan dan pendampingan bagi sekaa Gong Kebyar Anak-Anak. Seluruh peserta rapat sepakat untuk mendukung penuh kegiatan ini demi kesuksesan penampilan pada Pesta Kesenian Bali Tahun 2026.
Melalui rapat pembentukan panitia ini, diharapkan persiapan Gong Kebyar Anak-Anak Duta Kabupaten Klungkung dapat berjalan optimal dan mampu menampilkan pertunjukan seni yang berkualitas, membanggakan, serta mencerminkan kekayaan budaya daerah.